Skandal Pelecehan Seksual Harvey Weinstein, Bos Miramax Yang Gegerkan Hollywood

loading...

Skandal Pelecehan Seksual Harvey Weinstein, Bos Miramax Yang Gegerkan Hollywood

Skandal Pelecehan Seksual Harvey Weinstein, Bos Miramax Yang Gegerkan Hollywood Harvey Weinstein © Shutterstock/hollywoodlife.com

Dikutip dari kapanlagi – Kamis (5/10) lalu, dunia Hollywood dibuat terkejut dengan laporan dari New York Times tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Harvey Weinstein kepada beberapa artis demi iming-iming karir. Harvey sendiri merupakan seorang produser besar dari Weinstein Company yang telah sukses dengan ratusan film box office Hollywood, seperti LION dan SILVER LININGS PLAYBOOK.

Beberapa artis, model, asisten, dan pekerja akhirnya buka suara tentang kejadian ini. Salah satunya adalah Ashley Jude, yang merupakan artis senior. Wanita 49 tahun itu membintangi berbagai film populer seperti DOUBLE JEOPARDY hingga DIVERGENT.

Kepada NY Times, Ashley menceritakan kasus pelecehan seksual yang menimpanya pada 20 tahun lalu itu. Semua berawal dari ajakan Harvey untuk meeting di hotel di Beverly Hills yang terletak di Peninsula, yang ternyata berujung perlakuan tidak menyenangkan.

Ashley Judd akui dapat perlakuan tidak sopan dari Harvey © ShutterstockAshley Judd akui dapat perlakuan tidak sopan dari Harvey © Shutterstock

Ketika berada di dalam kamar, Harvey bukan muncul dengan setelan formal melainkan hanya mengenakan baju handuk dan menawarkan Ashley sebuah pijatan atau menyaksikannya mandi. Laporan ini lantas membuat jagat Hollywood gempar.

“Bagaimana aku bisa keluar dari kamar itu tanpa sepengetahuan Harvey? Aku sudah bilang tidak, dengan berbagai cara dan berulang kali. Tapi dia selalu datang lagi padaku dengan permintaan-permintaan yang baru. Semuanya tawar menawar, tapi memaksa,” ungkap Ashley.

Selain Ashley, setidaknya ada 8 nama yang sudah disebut mendapat perlakukan tidak sopan dari Harvey sejak tahun 1990 lalu. Termasuk juga aktris Rose McGowan, yang mendapat perlakuan tidak senonoh dalam selama acara Sundance Film Festival pada akhir 90-an. Ada juga seorang reporter TV yang menuduh Harvey masturbasi di hadapannya.

Ada 8 nama korban yang terungkap dalam kasus ini, termasuk Rose McGowan © Just JaredAda 8 nama korban yang terungkap dalam kasus ini, termasuk Rose McGowan © Just Jared

Usut punya usut, Ashley sendiri sebelumnya telah mengungkap kasus ini kepada Variety pada 2015. Namun kala itu ia tidak menyebut nama. Rose sudah melaporkan kasus ini pada 1997, namun kasus tersebut justru tidak terungkap. Yang menjadi pertanyaan, lantas mengapa baru sekarang kasus ini terungkap?

Hal ini diyakini masih berhubungan dengan kekuasaan Harvey di Hollywood. Perlu diakui bahwa Harvey merupakan produser handal. Sejumlah filmnya telah meraih penghargaan bergengsi seperti Oscar, termasuk THE IMITATION GAME dan DJANGO UNCHAINED. Artinya, ada bakal ada banyak talent muda yang berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan peran di salah satu filmnya.

Selain itu, Harvey sendiri dinobatkan menjadi orang yang paling berpengaruh versi Time pada tahun 2012 lalu. Tak hanya pada dunia perfilman, Harvey juga pengaruh di bidang politik. Di mana seperti yang dilansir Business Insider, sejak tahun 90-an, ia telah menyumbang lebih dari US$ 750 ribu atau sekitar Rp 10,1 miliar.

Harvey merupakan orang yang penting di Hollywood © dailymail.co.ukHarvey merupakan orang yang penting di Hollywood © dailymail.co.uk

Menghadapi pria dengan kekuasaan yang besar tentu bukanlah hal mudah. Proses peradilannya sendiri dapat menguras banyak waktu dan tenaga. Berada di posisi ‘lemah’ pun tentu jadi pertimbangan mengapa para korban memutuskan untuk tidak buka suara.

Rose pada tahun 2015 lalu sempat menuliskan tweet yang diyakini ditujukan untuk Harvey. “Seorang pengacara kriminal wanita mengatakan, ‘Aku tidak akan menang melawan bos studio karena aku pernah melakukan adegan ranjang di film’. Ini sudah jadi rahasia di Hollywood/Media,” tulis Rose.

Lauren O’Connor yang merupakan mantan pekerja Harvey mengungkapkan, “Aku usia 28 tahun yang mencoba untuk hidup dan punya karir: Harvey Weinstein pria 64 tahun, orang terkenal dan punya perusahaan. Perbandingan kekuasaan dia dan aku adalah 0 berbanding 10.”

Harvey kini telah dipecat dari perusahaan yang dibangunnya sendiri © Shutterstock/hollywoodlife.comHarvey kini telah dipecat dari perusahaan yang dibangunnya sendiri © Shutterstock/hollywoodlife.com

Namun kini tak penting lagi apa penyebab kasus ini baru terungkap. Yang jelas, gara-gara kasus ini Harvey telah dipecat dari Weinstein Company. Keadaan ini cukup miris mengingat bahwa Harvey merupakan co-founder dari studio film tersebut dan memiliki saham 42% bersama dengan adiknya Bob Weinstein.

Setelah kasus ini semakin disorot, beberapa artis yang pernah bekerja dengan Harvey pun buka suara. Salah satunya Meryl Streep yang telah puluhan tahun bekerja dengan Harvey lewat film seperti THE GIVER, THE IRON LADY, dan THE DEBT.

“Berita yang memalukan tentang Harvey Weinstein mengejutkan orang-orang. Wanita pemberani yang buka suara untuk mengekspos pelecehan ini adalah pahlawan. Satu yang bisa saya tegaskan, tidak semua orang tahu. Harvey memang sedikit menjengkelkan tapi dia sangat respect kepada aku dan juga hubungan kerja kita, dan artis lainnya yang bekerja dengannya. Aku tidak percaya pada semua reporter di dunia entertainment dan media dan kenapa ini terbengkalai selama bertahun-tahun,” bunyi penggalan statement Meryl melalui Huffington Post.

Meryl Streep kaget dengan laporan soal Harvey © AFPMeryl Streep kaget dengan laporan soal Harvey © AFP

Berbeda lagi dengan Romola Garai, yang ikut mau berbagi pengalaman kelamnya dengan Harvey. Wanita kelahiran Hong Kong itu mengaku pernah diminta untuk mendatangi hotel tempat Harvey menginap jika ingin mendapat peran. “Memalukan banget buat aku. Itu penyalahgunaan kekuasaan,” ungkapnya.

Kemudian ada Jessica Chastain yang mengaku melalui Twitter bahwa dirinya sudah mendengar kabar ini sejak awal. “Aku sudah diberi peringatan sejak awal. Cerita ini sudah ada di mana-mana. Aku tidak pernah kerja dengan dia. Tapi dia pernah membeli filmku yang sudah jadi,” tulisnya.

Selain Meryl dan Ramola, artis papan atas lainnya seperti Judi Dench, Kate Winslet, Emma Thompson, Mark Ruffalo, Seth Roger, dan Jennifer Lawrence juga telah buka suara. Hampir semuanya mengungkapkan pendapatnya sama dengan Meryl. Mereka menganggap masalah ini sangat memalukan dan memuji mereka yang mau mengungkapkan yang sebenarnya.

Jennifer Lawrence pernah bekerja dengan Harvey Weinstein © IstimewaJennifer Lawrence pernah bekerja dengan Harvey Weinstein © Istimewa

Sebelum artikel menghebohkan ini diterbitkan, NY Times ternyata sempat mengirimkannya terlebih dahulu kepada Harvey. Harvey pun menanggapi artikel tersebut dengan meminta maaf. Selain statement tersebut, Harvey juga meminta maaf kepada Page Six.

“Mereka (NY Times) menghabiskan 6 bulan untuk kasus ini dan mereka memberiku 24 jam untuk menjawabnya. Aku tak bisa bicara secara spesifik, tapi aku menempatkan diriku dalam posisi yang bodoh. Aku ingin menghargai perempuan dan bisa jadi lebih baik. Aku ingin melihat orang yang pernah aku sakiti, dan bilang, ‘Aku minta maaf. Aku sudah berubah dan sedang dalam progress’,” ungkapnya.

(kpl/mhr)

Editor:

Helmi Romadhon

Sumber : Dikutip dari kapanlagi

Skandal Pelecehan Seksual Harvey Weinstein, Bos Miramax Yang Gegerkan Hollywood was last modified: October 11th, 2017 by Dewi Yolanda
tags: , , , , , , , , ,