Home » Artis » Hot News » Siaran Acara Sahur Pesbukers dan OVJ Ditegur KPI

Siaran Acara Sahur Pesbukers dan OVJ Ditegur KPI

July 17, 2013 by - Filed under: Artis, Hot News 
Share/Bookmark

KPI menilai karena banyak terjadi pelecehan

beberapa acara sahurKomisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan surat teguran kepada sejumlah program acara sahur di sejumlah televisi. Program yang kena “semprit” lembaga penyiaran itu yaitu, Sahurnya Pesbukers di ANTV dan Sahurnya OVJ di Trans7. Juga¬† ternasuk Hafidz Indonesia di RCTI.

Seperti dikutip dari laman KPI, surat teguran untuk Sahurnya Pesbukers bernomor /K/KPI/07/13 dibuat pada 15 Juli 2013. Menurut KPI, banyak aduan masyarakat terhadap program acara komedi tersebut.

Acara Sahurnya Pesbukers yang ditegur ialah tayangan pada 10 Juli 2013 dan 12 Juli 2013. KPI mencatat, setidaknya ada enam adegan yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap aturan penyiaran. Adegan yang dilakukan Eko Patrio, Sapri, Opik Kumis, Daus Mini dan Andhika Pratama dianggap melakukan pelecehan.

“Pelanggaran yang dilakukan adalah penayangan adegan yang melecehkan orang dan atau masyarakat dengan kondisi fisik tertentu serta pelanggaran terhadap norma kesopanan,” tulis KPI yang dikutip Okezone, Rabu (17/7/2013).

“KPI Pusat meminta kepada Saudara agar menjadikan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program dan diharapkan terdapat perbaikan pada program siaran yang sesuai dengan ketentuan P3 dan SPS sehingga program siaran bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.”

Teguran serupa juga dilayangkan kepada Sahurnya OVJ di Trans7 pada 12 Juli 2013. Sama dengan Sahurnya Pesbukers, para bintang Sahurnya OVJ seperti Andre Taulani, Desta, Nunung, Parto melakukan lawakan yang melecehkan.

Jauh sebelum memasuki bulan Ramadan, KPI memang sudah mengingatkan agar acara lawak di televisi berhati-hati. KPI pun sempat menyayangkan karena acara di sahur atau berbuka puasa jauh dari semangat Ramadan karena lebih banyak mengandung unsur lawakan yang melecehkan.

KPI menilai karena banyak terjadi pelecehan. ref:okezone