Home » Artis » Bintang Film » Hot News » Model » Nikita Mirzani Dituntut Lima Bulan Penjara Atas Kasus Penganiayaan

Nikita Mirzani Dituntut Lima Bulan Penjara Atas Kasus Penganiayaan

March 21, 2013 by - Filed under: Artis, Bintang Film, Hot News, Model 
Share/Bookmark

Nikita Mirzani ogah masuk penjara lagi

persidangan Nikita MirzaniJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nikita Mirzani lima bulan penjara. Nikita dianggap terbukti dan bersalah melakukan penganiayaan. Usai mendengar tuntutan JPU, Nikita tak kuasa menahan tangis.

Dalam persidangan, Nikita yang di dakwa dalam pasal 351 ayat 1 KUHP itu membenarkan ada penganiayaan pada hari Rabu 5 september 2013.

“Terdakwa terbukti sadar melakukan penganiayaan, jadi harus dijatuhi hukuman setimpal,” kata Jaksa Penuntut Umum, Agung dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2013).

Menurut JPU, selama berlangsungnya persidangan Nikita tidak saling memaafkan dengan korban. Bintang film Nenek Gayung itu dijerat pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan.

“Menyatakan terdakwa secara sah bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan seperti dalam pasal 351 ayat 1. Sehingga menjatuhkan pidana penjara selama 5 bulan dikurangi masa tahanan sementara,” lanjut JPU.

********

Nikita Mirzani mengaku syok setelah mendengar tuntutan lima bulan penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Nikita pun langsung bersiap mengajukan pembelaaan.

“Syok saja, kok lima bulan ya. Ya sudah, maksudnya terima enggak terima tapi harus dijalanin. Tapi dua minggu lagi semoga pembelaannya bagus, dan hakimnya dibukakan mata hatinya,” kata Nikita usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2013).

Nikita berharap tim kuasa hukumnya bisa mengupayakan pembelaan agar bisa mendapatkan keadilan yang diharapkan. Meski diakui dirinya tidak sepenuhnya benar, Nikita enggan masuk penjara lagi.

“Bukan membela diri, Niki tahu Niki enggak sepenuhnya benar, enggak sepenuhnya salah. Yah, masak masuk (penjara) lagi,” keluhnya.

Nikita Mirzani ogah masuk penjara lagi. ref:okezone