Berani! Film ‘SATU HARI NANTI’ Sengaja Berlabel Sensor Untuk 21+

loading...

Berani! Film ‘SATU HARI NANTI’ Sengaja Berlabel Sensor Untuk 21+

Berani! Film ‘SATU HARI NANTI’ Sengaja Berlabel Sensor Untuk 21+ SATU HATI NANTI © Rumah Films

Kapanlagi.com – Setelah melewati proses cukup panjang, film SATU HARI NANTI merilis teaser trailer, poster, sekaligus mengumumkan tanggal perilisan pada 7 Desember 2017. Yang menjadi perhatian ialah label sensor menunjukkan bila film besutan Salman Aristo ini hanya bisa dikonsumsi untuk pangsa usia 21 tahun ke atas.

Dalam jumpa pers, Dienan Silmy selaku produser mengaku sengaja memberikan rujukan usia 21+ untuk filmnya kala pertama didaftarkan ke Lembaga Sensor Film (LSF). Karena secara konten cerita, drama bersetting kota Swiss tersebut kurang cocok untuk konsumsi usia 17 tahun ke atas.

“Pilihan rating memang sengaja. Bahkan, saat kita submit ke LSF, kita minta untuk 21+ karena secara konten untuk usia sekitar itu, tidak bisa dikonsumsi untuk 21 tahun ke bawah. Kalau dianalogikan, kita nggak akan mungkin membicarakan obrolan anak SMA di depan anak SD,” kata Dienan di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (15/11).

SATU HARI NANTI sengaja melabeli film mereka untuk usia 21 tahun ke atas. © KapanLagi.com/Abbas AdityaSATU HARI NANTI sengaja melabeli film mereka untuk usia 21 tahun ke atas. © KapanLagi.com/Abbas Aditya

Salman Aristo yang juga bertindak sebagai penulis skenario memang tak ingin tanggung dalam menggarap film ini. Sehingga dalam naskahnya, suami Gina S Noer tersebut tidak memberi celah untuk bermain aman agar filmnya bisa dikonsumsi penonton remaja.

“Karena kalau kita membuat agar bisa disasar segmen remaja, filmnya jadi nanggung. Makanya kita garap pasar dewasa ini, bicara betul-betul tentang mereka, jangan terpancing untuk meleset,” imbuh Salman.

Keberanian ini didukung hasil riset yang dilakukan pihak IKJ di 16 kota besar pada 2016 bahwa penonton usia 25-38 berada di posisi kedua setelah 18-25. “Sebenarnya pemilihan 21 tahun bukan tanpa visi, justru ceruk pasar berdasar riset penonton Indonesia di tahun 2016, di 16 kota besar, penonton dengan range umur karakter tokoh film ini berada di nomor dua. Beda tipis 2% dengan range 18-25 tahun di nomor pertama. Jadi ini memiliki pasar yang sangat besar sekali,” tutup Salman.

SATU HARI NANTI berkisah tentang dua pasang kekasih yang memutuskan bertukar pasangan. Mereka mencoba bahagia tapi di sisi lain juga sama-sama saling menyakiti. Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Adinia Wirasti, Ayushita dan Deva Mahenra.

(kpl/abs/jje)

Editor:

Ayu Srikhandi

Sumber : Kapanlagi.com

Berani! Film ‘SATU HARI NANTI’ Sengaja Berlabel Sensor Untuk 21+ was last modified: November 16th, 2017 by Dewi Yolanda
tags: , , , , , , , ,